Archive for February, 2007

GKM e-Learning Business Program

Thursday, February 8th, 2007

That’s an easy way to learn business…!!

Now, e-Learning has become the educational trend in last two years. This fact has shown that students need business information, national economic growth, private coaching, flexibility time. Peer’s discussion forum has become a very important need among students and lecturers. Why? This educational method can be done anywhere and anytime they want. This program is meaningful and enjoyful because the student do not only get the material routinely but also be able to consult and/or make discussion with their lecturers.
gkmibs.com was the first and the only online business learning program that focuses on business education based on competence, helping students to launch their own business(es) and make their own cash generating machines. gkmibs.com was opened on January 28, 2007 by Mr. Rudy Gunawan-the owner of gkmibs.com. People who are interested to learn business and seek to grow their business(es) are very interested and enthusiastic about the site and its facilities.
The Entrepreneurship Mastery Program proves that sophisticated technology is the tool and people are the key. Both of these factors are needed to explore the capabilities of students. That’s why education is a strong factor to build a solid financial foundation. This online business school contains private mentoring, chat room for the students and lecturers (private/public), business forum, business discussion, international business materials standard that are given every 2 months routinely-including 150 original “best practices” essays written by business practitioners and leaders. This materials also provide over 100 management checklists, action lists, procedures for coaching, writing job descriptions and starting a small business.

This program is the simple and smart way to start your own business. It contains 12 systematic steps that is practical and comprehensive. What an incredible way..!!!!
Do you feel challenged to join us ?

Posted by dewi_kumalasari@gkmibs.com

Kalimat Bijak Yang Berbunyi ‘ENTREPRENEUR’

Thursday, February 8th, 2007

“Entrepreneur itu sejenis makanan baru yah?” Itu suatu kalimat yang pernah saya ucapkan (secara bercanda tentunya) kepada orang yang mengajak saya untuk memulai membangun bisnis waktu itu. Kata ENTREPRENEUR sendiri merupakan kata yang benar-benar asing di telinga saya 2 tahun sebelumnya. Maklumlah waktu itu saya masih bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan swasta sebagai ‘Manager Accounting’. Kehidupan saya sangat monoton, diawali dengan bangun pagi, pergi ke kantor (jarak dari rumah ke kantor sangat jauh), kerja dari pagi sampai sore, pulang ke rumah (kalau saya tidak pergi ke coffee shop untuk hang out dengan teman). Jangan sampai dilupakan kadang kala saya juga dapat “Bonus” dari atasan. Dari Senin sampai Jumat  saya sudah seperti robot. Hari yang saya tunggu itu pasti hari Sabtu dan Minggu dimana saya bisa bersosialisasi dengan teman alias ‘CLUBBING’ dan yang paling ditunggu-tunggu (oleh semua karyawan) adalah GAJIAN. Itulah nasib kebanyakan karyawan.
Sampai akhirnya saya diperkenalkan dgn kata ‘ENTREPRENEUR’. Awalnya saya juga tidak mengerti apa yang harus saya lakukan untuk menjadi Pengusaha. Seorang teman saya berkata  pertama-tama yang harus dilakukan adalah mengubah STRUKTUR BERPIKIR. Waktu itu saya langsung naik darah apa yang salah dengan struktur berpikir saya? Lalu saya diberi satu buku Best Seller “Rich Dad Poor Dad“ karangan Rober T Kiyosaki dimana di dalam buku itu dijelaskan bahwa kita harus pindah kuadran dari kuadran Employee (karyawan) ke Business Owner (Pengusaha). Di situ jelas sekali dituliskan bahwa kita harus mengubah struktur berpikir dari karyawan menjadi struktur berpikir seorang pengusaha. Memang mudah dibicarakan tapi sulit sekali untuk dilakukan, terutama oleh orang yang sudah terbentuk ‘MINDSET’nya sebagai karyawan, dimana kita sudah terbiasa untuk diperintahkan oleh atasan kita baru jalan. Sedangkan Pengusaha harus mempunyai kemampuan untuk memimpin diri sendiri karena atasan kita adalah diri kita sendiri. Manusia membutuhkan waktu untuk bisa berubah. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berubah? Jawabannya adalah selama manusia itu hidup selama manusia itu mau belajar berubah. Di dalam merubah diri, kita membutuhkan orang lain atau lingkungan pendukung yang mendorong kita berubah kearah yang kita inginkan.
Beberapa waktu yang lalu saya sempat membaca satu artikel di Warta Ekonomi dengan judul  ‘Solusi Jitu Buat Calon Entrepreneur’ . Di dalam artikel itu dibahas mengenai bisnis MLM bisa menjadi salah satu alternative pembelajaran orang menjadi entrepreneur. Biasanya orang yang mengambil bisnis MLM sebagai usahanya dikarenakan beberapa alasan, diantaranya adalah soal dana dan waktu. Kalau soal dana tidak bisa dipungkiri karena dengan bergabung pada salah satu perusahaan MLM para pengusaha pemula bisa menjalankan usahanya dengan modal yang relative kecil. Saya tidak mengatakan tidak perlu modal, karena bisnis apapun harus ada modal. Dan banyak saya jumpai di masyarakat yang mengatakan ikut MLM A  atau MLM B tidak perlu jualan atau Selling hanya merekruit anggota atau bisa disebut money game. Saya rasa itu pembohongan besar karena mana ada bisnis yang tidak menjual, bagaimana bisnis itu bisa menghasilkan kalau tidak menjual produk/jasa. Kalau soal waktu biasanya orang memilih MLM karena bisa dikerjakan paruh waktu. Menjadi Pengusaha bukan hanya dilihat dari bagaimana kita mendirikan bisnis tapi bagaimana menghadapi masa-masa sulit dan mempertahankan bisnis kita.
Dalam GKM INTERNATIONAL BUSINESS SCHOOL kita diajarkan bagaimana  menjadi pengusaha. Karena di SEKOLAH BISNIS INI, kurikulumnya berbasis kompetensi, jadi selain ada materi kelas  yang berkesinambungan, dimana kita meningkatkan kemampuan kognitif kita, setelah itu kita pun diajarkan bagaimana MEMBANGUN PERUSAHAAN kita sendiri yang baik dan benar. Hal-hal inilah yang membuat kita menjadi pengusaha sejati.  Banyak sekali contoh yang saya lihat di GKM INTERNATIONAL BUSINESS SCHOOL dimana seseorang bisa berubah menjadi lebih baik karena adanya pendidikan bisnis sekaligus pembangunan karakter dan struktur berpikir. Karena di sinilah kita bisa menggali potensi yang sebetulnya ada di dalam diri kita tapi karena ketidaktahuan kita potensi itu terkubur dalam-dalam. 
Sekarang pertanyaannya adalah maukah kita belajar untuk menjadi pengusaha? Jawabannya ada di dalam diri kita masing-masing. Karena walaupun kita mempunyai sistim pendidikan yang terbaik di seluruh duniapun kalau dari diri sendiri tidak mau belajar maka semuanya adalah sia-sia.
Renny KD, SE, Mahasiswa GKM IBS, email :  eny_ope@gkmibs.com